Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Rakor Inflasi Bahas Pertumbuhan Ekonomi dan Program 3 Juta Rumah

Pemerintah Kabupaten Magetan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi di Daerah secara hybrid. Rapat ini dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Kemendagri, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 7 Juli 2025.

Rakor ini dihadiri oleh Pj. Sekdakab Magetan, perwakilan forkopimda, dan stakeholder terkait di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha. Dalam rapat ini, Mendagri mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan perkembangan positif. Dibandingkan dengan Triwulan Pertama 2024, pertumbuhan ekonomi pada Triwulan Pertama 2025 mencapai 4,87% secara year-on-year.

Presiden RI, Prabowo Subianto, menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk periode 2025 hingga 2029 sebesar 8%. Untuk mencapai target tersebut, terdapat sembilan langkah konkret yang perlu dilakukan:

    • Percepatan realisasi APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah)
  1. Percepatan realisasi PMA (Penanaman Modal Asing) dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri)
  2. Percepatan realisasi proyek-proyek infrastruktur pemerintah
  3. Pengendalian harga bahan pokok
  4. Pencegahan ekspor dan impor ilegal
  5. Perluasan kesempatan kerja
  6. Peningkatan produktivitas di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan sesuai potensi lokal
  7. Peningkatan output industri manufaktur sesuai potensi lokal
  8. Mempermudah perizinan berusaha

Selain itu, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, menyampaikan bahwa kementeriannya bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Pusat Statistik untuk memantau dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan regional. "Daerah adalah garda depan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi. Kecepatan dan ketepatan respon pemerintah akan sangat menentukan pencapaian sasaran pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.

Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), juga menambahkan bahwa ada tiga komoditas penting yang perlu diperhatikan, yaitu cabai rawit, beras, dan bawang merah. Hal ini menunjukkan pentingnya pengendalian harga bahan pokok untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Rakor ini menjadi langkah penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia dan melakukan evaluasi terhadap program 3 juta rumah yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat.

library_books Diskominfomagetan