Peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Kota Pasuruan berlangsung dengan khidmat pada hari Jumat, 4 Juli 2025, bertempat di Gedung Gradika. Acara ini dimulai dengan penampilan Al Banjari yang memeriahkan suasana dan diakhiri dengan santunan kepada anak yatim.
Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.TP., M.Si, yang akrab disapa Mas Adi, hadir langsung untuk memberikan sambutan. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir juga Wakil Wali Kota Pasuruan, H. Nawawi, serta jajaran Forkopimda.
Mas Adi dalam sambutannya menegaskan bahwa Tahun Baru Hijriah bukan hanya sebuah seremoni, tetapi merupakan momen penting untuk merenungkan makna hijrah Rasulullah dari Makkah ke Madinah. "Hijrah bukan hanya perjalanan fisik, tapi perjalanan spiritual yang harus kita maknai dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Wali Kota juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran pemerintah untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momen untuk meningkatkan semangat kerja dan melakukan transformasi sesuai dengan tantangan zaman. "Makna hijrah bagi kita sebagai ASN adalah bagaimana kita terus bergerak menjadi lebih baik, bekerja lebih semangat, dan melakukan transformasi sesuai kebutuhan jabatan kita," tegasnya.
Lebih lanjut, Mas Adi menambahkan bahwa kecerdasan spiritual juga merupakan kunci dalam menjalankan tugas, termasuk menjaga nilai kebersamaan dan sinergi di Kota Pasuruan. "Dengan modal sosial yang kita miliki, Kota Pasuruan harus terus menjaga nilai guyub rukun, sinergi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar program-program kita bisa maksimal dan memberikan manfaat untuk masyarakat," pungkasnya.
Acara tersebut ditutup dengan doa bersama, berharap keselamatan dan kemajuan Kota Pasuruan di tahun yang baru.
Tahun Baru Islam Pasuruan Wali Kota Al Banjari anak yatim