Jakarta – Lembaga penggalangan dana asal Brasil, Voaa dan Razões para Acreditar, telah memutuskan untuk menyalurkan seratus persen dana donasi kepada Abdul Agam, seorang relawan pendakian Gunung Rinjani. Keputusan ini diambil setelah munculnya kritik dari publik mengenai rencana awal untuk memotong dua puluh persen dari total dana yang telah terkumpul.
Dana donasi tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari R$520 ribu, yang setara dengan sekitar Rp1,54 miliar. Penggalangan dana ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada Agam, yang berperan penting dalam pencarian dan evakuasi jenazah Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang jatuh di jurang Rinjani.
Sebelumnya, pihak penyelenggara berniat untuk memotong dua puluh persen dari total donasi untuk keperluan operasional platform. Namun, rencana ini mendapatkan respons negatif dari masyarakat Brasil. Banyak orang beranggapan bahwa seluruh dana seharusnya diserahkan sepenuhnya kepada Agam, tanpa ada potongan sama sekali.
Setelah mendengarkan suara masyarakat, Voaa dan Razões para Acreditar akhirnya memutuskan untuk menyalurkan semua dana yang terkumpul kepada Agam. Keputusan ini diharapkan dapat mendukung Agam dalam melanjutkan upaya kemanusiaan dan membantu lebih banyak pendaki di masa depan.
Langkah ini juga menunjukkan bahwa suara publik memiliki kekuatan dalam mempengaruhi keputusan lembaga. Dukungan masyarakat terhadap Agam menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
Dengan keputusan ini, diharapkan Agam dapat terus berkontribusi dalam kegiatan pencarian dan evakuasi pendaki yang membutuhkan bantuan di Gunung Rinjani.
Tags: #agamrinjani #donasi #wargabrasil #apresiasi #julianamarins #antaranewscom
donasi Rinjani Brasil kritik publik Abdul Agam