Geoff Kim dan Bobby Reddy, yang merupakan dokter kanker dengan pengalaman dalam regulasi, menemukan bahwa proses uji klinis membutuhkan waktu yang sangat lama. Proses tersebut dimulai dengan mendaftar pasien yang sangat lambat dan dilanjutkan dengan pengolahan data yang rumit untuk mempersiapkan dokumen regulasi yang sangat banyak. Hal ini menjadi tantangan bagi banyak rumah sakit dan klinik.
Melihat masalah ini, Kim dan Reddy mengambil langkah berani dengan membangun rumah sakit kanker mereka sendiri di India. Mereka percaya bahwa dengan melakukan ini, mereka dapat mempercepat proses uji klinis dan membuatnya lebih murah. Dengan menggunakan perangkat lunak yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI) yang mereka kembangkan di Pi Health, mereka berharap dapat memperluas jumlah pasien yang memenuhi syarat untuk uji klinis.
Saat ini, sebagian besar uji klinis dilakukan di pusat medis akademik terkemuka. Kim dan Reddy harus membuktikan bahwa perangkat lunak mereka dapat membantu rumah sakit di luar negeri dan pusat kanker komunitas yang lebih kecil untuk menangani dokumentasi yang diperlukan agar bisa mendapatkan persetujuan regulasi.
Untuk mewujudkan impian mereka, mereka menemukan lokasi di Hyderabad, yang merupakan pusat teknologi dan farmasi besar di India selatan. Di sana, mereka membangun rumah sakit kanker modern dengan kapasitas 30 tempat tidur yang dilengkapi dengan teknologi terkini.
Dengan langkah ini, Kim dan Reddy berharap dapat mengubah cara uji klinis dilakukan dan memberikan peluang lebih baik bagi pasien kanker yang membutuhkan pengobatan.
dokter kanker rumah sakit uji klinis India