Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Iran Siap Produksi Uranium Enriched Kembali

Teheran, 1 Juli 2025 - Iran dapat memulai kembali produksi uranium yang diperkaya dalam beberapa bulan mendatang, menurut Rafael Grossi, kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Pernyataan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa program nuklir Iran telah dihancurkan total.

Dalam wawancara dengan CBS News, Grossi menjelaskan bahwa Iran masih memiliki "kapasitas" untuk melakukan pengayaan uranium. Ia menyatakan, "Mereka dapat memiliki, dalam waktu beberapa bulan, beberapa rangkaian sentrifug yang berputar dan memproduksi uranium yang diperkaya, atau bahkan kurang dari itu."

Grossi juga menegaskan, "Secara jujur, tidak bisa dikatakan bahwa semuanya telah hilang dan tidak ada yang tersisa. Jelas bahwa ada kerusakan yang parah, tetapi tidak total. Iran memiliki kapasitas industri dan teknologi. Jadi, jika mereka mau, mereka akan dapat memulai kembali produksi ini."

Reaksi Iran terhadap pernyataan IAEA sangat keras. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan kepada Presiden Prancis, Emmanuel Macron, bahwa Teheran telah menghentikan kerjasama dengan pengawas nuklir PBB karena tindakan "merusak" dari kepala badan tersebut terhadap Republik Islam. Pernyataan ini dirilis oleh kantornya pada hari Senin.

Selain itu, minggu lalu, anggota parlemen Iran memberikan suara mendukung undang-undang yang menangguhkan kerjasama dengan IAEA. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap serangan yang dilakukan oleh Israel pada 13 Juni lalu dan serangan selanjutnya oleh Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran.

Pertanyaan mengenai program nuklir Iran dan kemampuan pengayaan uranium kembali menjadi sorotan dunia. Dengan situasi yang terus berkembang ini, perhatian internasional tertuju pada langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Iran dan reaksi dari negara-negara lain, khususnya yang berkepentingan dalam stabilitas kawasan.

library_books Middleeasteye