Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Remaja Jerman Dituduh Bantu Rencana Serangan di Konser Taylor Swift

KARLSRUHE, Jerman – Kantor Jaksa Federal Jerman di Karlsruhe mengumumkan pada hari Jumat bahwa seorang remaja telah didakwa karena diduga membantu merencanakan serangan yang gagal pada konser penyanyi pop terkenal, Taylor Swift, di Wina tahun lalu.

Konser yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2024 terpaksa dibatalkan setelah dua pria muda ditangkap karena dicurigai merencanakan serangan teroris. Penangkapan ini mengakibatkan Taylor Swift membatalkan tiga konser dalam tur "Eras" yang sangat dinantikan.

Remaja yang ditangkap di Jerman tersebut dituduh menerjemahkan buku petunjuk pembuatan bom dari bahasa Arab. Dia juga diduga menjalin hubungan antara seorang pria asal Austria dengan anggota kelompok teroris yang dikenal sebagai "Islamic State" (IS) di luar negeri.

Selain itu, remaja ini diduga memberikan template untuk ikrar setia kepada IS, yang diduga digunakan oleh tersangka asal Austria tersebut untuk menyatakan keanggotaannya dalam organisasi teroris itu.

Menurut pihak kejaksaan, remaja tersebut saat ini tidak berada dalam penahanan. Sementara itu, tersangka asal Austria itu dituduh berencana mengemudikan mobil yang penuh dengan bahan peledak ke arah kerumunan penggemar yang sedang menunggu untuk masuk ke stadion sebelum konser.

Kasus ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman terorisme terhadap acara-acara besar dan pentingnya kewaspadaan untuk menjaga keselamatan masyarakat. Pihak berwenang terus menyelidiki lebih lanjut dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

library_books Dwnews