Jakarta – TNI Angkatan Udara mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Marsma TNI J.H. Ginting, S.Sos. Keberangkatan beliau meninggalkan kesedihan bagi seluruh keluarga besar TNI Angkatan Udara.
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Kepala Staf Angkatan Udara dan Ketua Umum PIA Ardhya Garini, seluruh anggota TNI Angkatan Udara diingatkan untuk mengenang jasa dan pengabdian Marsma TNI J.H. Ginting yang telah memberikan banyak kontribusi bagi institusi.
"Semoga pengabdian dan amal ibadah almarhum senantiasa diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," ungkap pernyataan tersebut. Rasa kehilangan ini bukan hanya dirasakan oleh rekan-rekan sejawat, tetapi juga oleh masyarakat luas yang mengenal dedikasi dan komitmen almarhum.
Marsma TNI J.H. Ginting dikenal sebagai sosok yang penuh dedikasi dan pengabdian. Selama bertugas, beliau telah menunjukkan banyak prestasi dan kontribusi yang signifikan untuk kemajuan TNI Angkatan Udara. Pengabdian beliau tidak hanya terbatas pada tugas militer, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan kepergian beliau, TNI Angkatan Udara kehilangan salah satu anggotanya yang terbaik. Rasa duka ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk terus melakukan pengabdian dengan sepenuh hati, seperti yang telah dicontohkan oleh Marsma TNI J.H. Ginting.
Berita duka ini juga disampaikan melalui media sosial resmi TNI Angkatan Udara, dengan harapan agar seluruh masyarakat dapat mendoakan almarhum. TNI Angkatan Udara mengajak semua pihak untuk mengenang jasa-jasa almarhum dan melanjutkan semangat pengabdiannya.
"TNI Angkatan Udara - Jauh di Langit Dekat di Hati," menjadi motto yang mengingatkan kita akan kedekatan dan pengabdian yang telah diberikan oleh para prajurit TNI Angkatan Udara, termasuk Marsma TNI J.H. Ginting.
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
TNI Angkatan Udara Marsma TNI J.H. Ginting duka cita