Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Posyandu di Indonesia Akan Gunakan Kecerdasan Buatan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, menyatakan keinginannya untuk menerapkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di pos pelayanan terpadu (posyandu) di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses pemeriksaan dan penanganan bagi ibu hamil.

Saat ini, posyandu masih menggunakan sistem manual dalam melakukan pemeriksaan terhadap ibu hamil. Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, "Bayangkan ibu-ibu posyandu sekarang, kalau test kadang ngecek, itu belum digital. Jadi masih harus pakai buku."

Menurutnya, dengan penerapan teknologi AI, proses pemeriksaan bisa menjadi lebih efisien. Misalnya, saat ibu hamil melakukan pemeriksaan, sistem dapat memberi tahu kapan mereka harus kembali ke posyandu melalui ponsel mereka. "HP-nya bunyi nanti. Inilah maksud kita, ke depan kita dorong seperti ini," tambahnya.

Inisiatif ini diungkapkan oleh Azwar Anas dalam Forum Digital BUMN Summit 2024 yang diadakan pada hari Kamis, 26 September 2024. Dengan adanya teknologi yang lebih canggih, diharapkan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di posyandu dapat meningkat, sehingga mereka dapat mendapatkan perawatan yang lebih baik dan teratur.

Penggunaan AI di posyandu diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi ibu hamil, tetapi juga untuk anak-anak dan masyarakat secara umum. Ketersediaan informasi yang lebih cepat dan akurat akan membantu dalam pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

library_books Idx Channel