Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Jurnalis Palestina Bisan Owda Raih Penghargaan Emmy

Bisan Owda, seorang jurnalis, aktivis, dan pembuat film asal Palestina, baru-baru ini meraih penghargaan Emmy untuk film pendeknya yang menggambarkan kehidupan dan perjuangannya di Gaza di tengah serangan Israel. Penghargaan ini datang setelah sebuah kelompok lobi pro-Israel meminta agar nominasi Owda dibatalkan.

Owda, yang dikenal luas melalui video-videonya di media sosial, mendapatkan Penghargaan untuk Fitur Berita Sulit Terbaik: Bentuk Pendek untuk film dokumenternya yang berjudul “It’s Bisan From Gaza and I’m Still Alive”.

Dalam video tersebut, Owda menunjukkan kehidupan di bawah serangan Israel pada akhir Oktober, dari sebuah tenda dekat rumah sakit al-Shifa di Kota Gaza. Dia mewawancarai seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang orang tuanya tewas akibat serangan Israel di rumah mereka.

Pada bulan Agustus, nominasi Emmy Owda mendapat penolakan dari Creative Community for Peace, sebuah kelompok lobi pro-Israel yang menentang pemboikotan budaya terhadap Israel. Mereka menuduh Owda memiliki hubungan dengan Front Pembebasan Palestina Populer (PFLP), yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Kelompok lobi pro-Israel tersebut menerbitkan surat terbuka yang ditandatangani oleh 150 orang dari industri hiburan, mendesak Academy of Television Arts and Sciences (NATAS) untuk membatalkan nominasi film dokumenter berdurasi delapan menit tersebut. Mereka menyatakan bahwa mengangkat Owda "tidak hanya melegitimasi organisasi teroris, tetapi juga merusak integritas penghargaan tersebut."

Menanggapi hal ini, Adam Sharp, CEO NATAS, menyatakan bahwa mereka tetap mendukung nominasi Emmy tersebut. Dia menambahkan bahwa pihak penyelenggara menyadari bahwa "Bisan Owda yang saat itu masih remaja pernah berbicara di berbagai acara yang terkait dengan PFLP antara enam hingga sembilan tahun yang lalu", namun NATAS tidak dapat membuktikan laporan tersebut dan tidak menemukan bukti bahwa Owda masih terlibat dengan PFLP.

Film dokumenter pendek Owda sebelumnya juga telah meraih dua penghargaan bergengsi lainnya, yaitu Peabody Award dan Edward R. Murrow Award.

library_books Middleeasteye