Chile - Selama sepuluh tahun ke depan, Observatorium Vera Rubin yang terletak di kaki Gunung Andes, Chili utara, akan mengambil gambar langit malam dengan resolusi ultra-tinggi setiap tiga atau empat hari.
Dalam tahun pertamanya, observatorium ini diperkirakan akan melihat lebih banyak detail tentang kosmos dan mengungkap lebih banyak misteri yang belum diketahui dibandingkan dengan mesin lainnya yang pernah ada.
Dengan merekam lebih dari 17 miliar bintang dan 20 miliar galaksi, observatorium ini akan memberikan gambaran paling detail tentang alam semesta awal dan bagaimana ia telah berevolusi seiring waktu.
Pencatatan ini sangat penting untuk dua tujuan utama: memahami sifat materi gelap dan energi gelap. Materi gelap adalah zat yang tidak dapat kita lihat tetapi memiliki pengaruh besar pada gravitasi, sedangkan energi gelap adalah kekuatan misterius yang mempercepat perluasan alam semesta.
Dengan informasi yang dikumpulkan dari gambar-gambar ini, para ilmuwan berharap dapat menjawab banyak pertanyaan tentang bagaimana alam semesta terbentuk dan bagaimana ia berkembang hingga saat ini. Observatorium Vera Rubin diharapkan dapat merevolusi pemahaman umat manusia tentang alam semesta.
Gambar: NSF-DOE Vera C. Rubin Observatory
Vera Rubin observatorium langit malam galaksi bintang