Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Amerika Siap Tempatkan Rudal Menengah di Jerman

Amerika Serikat merencanakan untuk mengirimkan tiga rudal menengah non-nuklir ke Jerman. Rudal-rudal ini memiliki kemampuan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan rudal berbasis darat terjauh yang ada di Eropa saat ini, yaitu model ATACMS yang memiliki jangkauan sekitar 300 km.

Ketertarikan untuk memiliki kemampuan serangan jarak jauh di seluruh Eropa semakin meningkat, hal ini dipicu oleh pelajaran yang diambil dari perang di Ukraina. Banyak negara di Eropa menyadari pentingnya meningkatkan daya tempur mereka.

Pada bulan April, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan kepada negara-negara sekutu untuk membangun kemampuan serangan jarak jauh mereka sendiri. Tanggapan terhadap seruan ini cukup positif. Pada bulan Juli, Prancis, Jerman, Italia, dan Polandia menandatangani surat niat untuk bersama-sama mengembangkan rudal jelajah dengan jangkauan lebih dari 1.000 km.

Namun, tantangan besar masih harus dihadapi Eropa dalam mewujudkan harapan untuk memperkuat daya tempur mereka. Membangun senjata adalah salah satu langkah, tetapi ada banyak faktor lain yang harus dipertimbangkan untuk mencapai tujuan ini.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa Eropa berusaha untuk lebih mandiri dalam hal pertahanan dan tidak hanya bergantung pada dukungan dari Amerika Serikat. Dengan langkah ini, diharapkan Eropa dapat meningkatkan stabilitas dan keamanan di kawasan mereka.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai tantangan dan peluang dalam pembangunan kemampuan militer ini, bisa ditelusuri lebih dalam melalui berbagai sumber berita.

Foto: U.S. Army photo by Capt. Ryan DeBooy

library_books Theeconomist