Zach Perret, salah satu pendiri dan CEO perusahaan teknologi keuangan Plaid, tampil di konferensi pelanggan tahunan perusahaan yang diadakan pada bulan Juni lalu. Dalam acara tersebut, Perret mengenakan pakaian serba hitam dengan rambut pirangnya yang tergerai sampai bahu, memberikan kesan seperti peselancar. Di belakangnya terdapat latar belakang gambar-gambar berbentuk kubus es berwarna ungu yang mengapung.
Perret, yang saat ini berusia 37 tahun, membuka acara tersebut dengan semangat optimisme yang mengingatkan pada masa kejayaan fintech tahun 2021. Pada tahun itu, Plaid berhasil mengumpulkan dana sebesar $425 juta dengan nilai perusahaan mencapai $13,4 miliar, membuat Perret meraih status miliarder sementara. "Optimisme dan energi di dunia fintech telah kembali," ungkap Perret. Ia juga menambahkan, "Fintech-ification dari segala hal sedang terjadi di mana-mana."
Meskipun menunjukkan semangat yang tinggi, Perret menyadari tantangan yang dihadapinya dalam usaha mengembalikan semangat Plaid dan mempersiapkan perusahaan untuk go public, yang mungkin akan terjadi pada tahun 2026. Ia telah dikenal karena membangun infrastruktur data untuk fintech, yang menghubungkan konsumen dengan rekening bank mereka ke berbagai layanan baru seperti Venmo, Chime, Robinhood, dan Affirm.
Kini, ia berambisi untuk membangun produk baru dengan memanfaatkan konektivitas yang ada dan informasi keuangan yang terus dikumpulkan Plaid dari lebih dari 100 juta konsumen. Dengan demikian, Plaid tidak hanya menjadi penghubung, tetapi juga akan menciptakan inovasi baru di dunia keuangan.
Zach Perret Plaid fintech konferensi teknologi keuangan