Pada hari Rabu, ilmuwan mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan badai geomagnetik. Mereka memprediksi bahwa badai ini dapat membuat fenomena alam yang indah, yaitu Aurora Borealis, terlihat di beberapa negara bagian di Amerika Serikat.
Badai geomagnetik ini disebabkan oleh ledakan matahari berukuran sedang yang terjadi pada akhir pekan lalu. Ledakan ini mengeluarkan material matahari yang dikenal sebagai coronal mass ejection (CME) atau ejeksi massa koronal. Ejeksi ini dapat menyebabkan gangguan pada medan magnet Bumi dan menciptakan efek yang dapat terlihat di langit.
Aurora Borealis, yang sering disebut sebagai "Cahaya Utara", adalah fenomena alam yang terjadi ketika partikel bermuatan dari matahari bertabrakan dengan atmosfer Bumi. Hal ini menghasilkan cahaya berwarna-warni yang menari-nari di langit malam, biasanya terlihat di daerah kutub.
Ilmuwan memperingatkan bahwa badai ini bisa menjadi "serangan ringan" dari badai geomagnetik, yang berarti bahwa meskipun tidak terlalu kuat, efeknya masih bisa membuat Aurora Borealis terlihat lebih jauh dari biasanya, termasuk di negara-negara bagian yang biasanya tidak melihatnya.
Warga di negara bagian seperti Minnesota, Wisconsin, dan Michigan, serta beberapa negara bagian lainnya, disarankan untuk memperhatikan langit malam ini. Jika cuaca mendukung, mereka mungkin berkesempatan untuk melihat keindahan Aurora Borealis yang menakjubkan.
Peringatan ini menjadi pengingat bahwa fenomena alam seperti ini dapat terjadi akibat aktivitas matahari, dan kita harus selalu siap untuk mengagumi keindahan alam semesta di sekitar kita.
badai geomagnetik Aurora Borealis AS ilmuwan