Pelaku usaha gas industri asal China sedang menjajaki penguatan kerja sama dengan Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong sektor manufaktur di kedua negara.
Pada pekan ini, forum IG China 2025 menjadi tempat penandatanganan dua memorandum of understanding (MoU). MoU pertama ditandatangani antara China Industrial Gas Member Alliance (CIGMA) dan Asosiasi Gas Industri Indonesia (AGII). Kerja sama ini bertujuan untuk membentuk Satuan Tugas Khusus Bersama yang akan fokus dalam pengembangan industri gas.
MoU kedua ditandatangani antara CIGMA dan Samator Group, yang merupakan salah satu perusahaan gas terbesar di Indonesia. Penandatanganan ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk bekerja sama dalam mengembangkan sektor gas industri.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum AGII, Rachmat Harsono, dan perwakilan dari berbagai negara, seperti India, Korea Selatan, Turki, dan Rusia. Partisipasi PT Samator Indo Gas Tbk dalam pameran ini juga menunjukkan pentingnya industri gas di Indonesia.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, terutama di sektor manufaktur yang membutuhkan pasokan gas industri yang stabil dan berkualitas. Dengan adanya Satuan Tugas Khusus Bersama, diharapkan akan ada peningkatan efisiensi dan inovasi dalam penggunaan gas industri.
Melalui kemitraan strategis ini, diharapkan hubungan antara Indonesia dan China di sektor gas industri semakin kuat, yang pada gilirannya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kedua negara.
gas industri kerjasama Indonesia China manufaktur