Trae Stephens adalah seorang investor dan pendiri perusahaan Anduril yang bergerak di bidang teknologi pertahanan. Setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, Stephens bergabung dengan sebuah badan intelijen di Amerika Serikat. Sayangnya, ia tidak bisa mengungkapkan nama instansi tersebut. Di sana, ia bekerja sebagai linguis komputasional yang melakukan tugas-tugas terkait kontra-terorisme.
Namun, Stephens merasa frustrasi dengan banyaknya birokrasi dan sistem teknologi informasi yang buruk di tempat kerjanya. Pengalaman ini mendorongnya untuk mencari peluang baru di luar lingkup lembaganya. Selama masa kerjanya, ia bertemu dengan orang-orang dari sebuah perusahaan rintisan di Silicon Valley bernama Palantir. Palantir berfokus pada penambangan data untuk memenangkan kontrak dengan pemerintah.
Beberapa tahun kemudian, Stephens bergabung dengan tim investasi di Founders Fund, perusahaan modal ventura yang mendukung Palantir. Di sinilah ia terlibat dalam upaya Silicon Valley untuk menciptakan perusahaan yang menjual teknologi militer dan data sains kepada pemerintah.
Pada tahun 2016, Donald Trump terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat. Peter Thiel, salah satu pendiri Palantir, adalah pendukung Trump dan dekat dengan presiden baru tersebut. Stephens kemudian ditunjuk untuk menjalankan tim transisi Trump untuk Kementerian Pertahanan. Pengalaman ini membawanya untuk mendirikan Anduril, yang merupakan perusahaan kontraktor militer yang menggabungkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan realitas campuran.
Jika Trump terpilih kembali, Stephens mungkin akan kembali ke Washington DC. Namun, terlepas dari siapa yang menang dalam pemilihan mendatang, Stephens telah menciptakan perannya sendiri yang unik sebagai seorang investor teknologi dan pendiri dengan latar belakang intelijen. Ia juga dikenal sebagai seorang Kristen konservatif yang dengan berani mengungkapkan nilai-nilainya tanpa menghakimi orang lain.
Melalui perjalanan kariernya, Trae Stephens menunjukkan bagaimana pengalaman di bidang intelijen dapat berkontribusi pada inovasi di sektor teknologi pertahanan. Kariernya mencerminkan bagaimana teknologi dan keamanan dapat saling berkaitan dalam dunia yang semakin kompleks ini.
Trae Stephens Anduril teknologi pertahanan Palantir Donald Trump