Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pidato Presiden AS di PBB: Dukungan untuk Israel dan Kekhawatiran Perang

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, memberikan pidato di hadapan Sidang Umum PBB, di mana ia menegaskan kembali posisi Washington bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri terhadap serangan Hamas.

Dalam pidatonya, Biden menyatakan, "Setiap negara, setiap negara, memiliki hak dan tanggung jawab untuk memastikan bahwa serangan seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi," merujuk pada serangan yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober lalu.

Biden juga menyampaikan tekadnya untuk mencegah terjadinya perang yang lebih luas yang dapat melibatkan seluruh kawasan. Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi besar yang dilakukan oleh Israel di Lebanon, dengan ratusan serangan udara yang telah mengakibatkan lebih dari 500 orang tewas. Di antara korban jiwa tersebut, terdapat lebih dari 50 anak-anak dan 94 wanita, sementara 1.835 orang lainnya terluka.

Jumlah kematian ini adalah yang tertinggi yang pernah dialami Lebanon sejak serangan Israel sebelumnya pada tahun 2006.

Sementara itu, jumlah kematian warga Palestina juga meningkat tajam menjadi setidaknya 41.467. Dalam sebuah surat yang diterbitkan pada awal Juli, jurnal medis Lancet memperkirakan bahwa angka kematian yang sebenarnya di Gaza bisa melebihi 186.000.

Situasi ini menunjukkan betapa seriusnya konflik yang sedang berlangsung, dan bagaimana dampaknya dirasakan di seluruh wilayah tersebut. Pidato Biden di PBB menjadi sorotan, mengingat pentingnya stabilitas dan perdamaian di kawasan yang rawan konflik ini.

library_books Middleeasteye