Seorang wanita berusia 46 tahun, yang merupakan lulusan perguruan tinggi dan memiliki penghasilan tahunan sebesar $210,000, tengah mencari pasangan yang kaya. Ia mengungkapkan keinginannya untuk menetap dan menemukan orang yang tepat setelah mengalami kekecewaan dalam hubungan sebelumnya.
Wanita ini telah melunasi pinjaman studinya dan memiliki rumah senilai sekitar $700,000, meskipun masih ada utang hipotek sebesar $400,000. Meskipun ia berpendapat bahwa tidak ada yang salah dengan ingin bertemu dengan seseorang yang memiliki kekayaan, ia merasa bingung dan mempertanyakan sikapnya setelah mengalami pertengkaran dengan seorang teman mengenai prioritas hidupnya.
"Saya lelah berkencan dengan orang yang tidak memiliki ambisi," ujarnya. Dia menceritakan pengalaman buruknya saat berkencan dengan seorang pria yang telah tinggal di apartemen sewa selama hampir 20 tahun. "Ukuran apartemennya hanya sebesar ruang makanku, dan meskipun tinggal di apartemen sewa dengan harga yang terjangkau itu baik di Los Angeles, saya merasa tidak ada kemajuan dalam hidupnya. Dia hampir berusia 50 tahun!"
Dalam konteks ini, wanita tersebut mulai mempertanyakan apakah dirinya terlalu menilai orang berdasarkan status keuangan mereka. Menurutnya, keinginan untuk memiliki pasangan yang kaya bukanlah hal yang aneh, terutama setelah pengalaman buruknya dengan pasangan sebelumnya.
Pertanyaan yang muncul adalah, apakah harapan dan keinginan untuk menemukan seseorang yang sukses secara finansial adalah sikap yang wajar? Wanita ini tampaknya sedang mencari klarifikasi tentang apa yang sebenarnya dia inginkan dalam hidupnya dan bagaimana cara mencapainya.
wanita pasangan kaya hubungan Los Angeles