Penyanyi Ice Spice telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri gugatan hak cipta yang diajukan oleh rapper asal Brooklyn, D.Chamberz. Gugatan tersebut menyatakan bahwa lagu terbaru Ice Spice yang berjudul "In Ha Mood" diduga meniru lagu D.Chamberz yang dirilis pada tahun 2021 berjudul "In That Mood".
Kasus ini diajukan lebih awal tahun ini, setelah "In Ha Mood" berhasil bertahan selama 16 minggu dalam daftar Hot 100 di tahun 2023. D.Chamberz dan tim hukumnya mengklaim bahwa kedua lagu tersebut memiliki kesamaan yang "sangat mencolok". Mereka menyebutkan bahwa dengan menggunakan berbagai metode analisis, "In Ha Mood" bisa dianggap sebagai tiruan dari lagu mereka.
Pengacara D.Chamberz menyatakan, "Dengan setiap metode analisis, ‘In Ha Mood’ adalah sebuah pemalsuan. Setiap analisis perbandingan yang tepat terhadap beat, lirik, hook, struktur ritmis, penempatan metrik, dan konteks naratif akan menunjukkan bahwa ‘In Ha Mood’ telah dicuri."
Meskipun kesepakatan telah dicapai, rincian lebih lanjut mengenai kasus ini belum diumumkan. Kasus hak cipta dalam dunia musik sering kali menjadi perdebatan yang hangat, terutama ketika melibatkan lagu-lagu populer. Penanganan masalah hak cipta penting untuk melindungi kreativitas para seniman dan memastikan bahwa karya asli mereka dihargai.
Ice Spice, yang dikenal dengan gaya musiknya yang unik, kini bisa melanjutkan karirnya tanpa beban dari gugatan tersebut. Sementara itu, D.Chamberz berharap bahwa melalui proses ini, pentingnya melindungi karya seni semakin diakui.
Ice Spice hak cipta D.Chamberz musik lagu