Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Hari Tani Nasional: AJI Serukan Perhatian Terhadap Konflik Agraria

Pada tanggal 24 September 2024, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) memperingati Hari Tani Nasional dengan mengekspresikan solidaritas kepada petani dan masyarakat yang sedang berjuang melawan penggusuran serta perampasan lahan. Dalam peringatan ini, AJI mengajak seluruh jurnalis untuk terlibat dalam peliputan mengenai kebijakan agraria yang berdampak pada kehidupan petani.

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) melaporkan bahwa dalam satu dekade terakhir, konflik agraria di Indonesia semakin memburuk. Tercatat ada 2.939 konflik agraria yang melibatkan lahan seluas 6,3 juta hektar, yang berdampak pada sekitar 1,75 juta rumah tangga. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, hampir dua kali lipat dibandingkan dengan satu dekade sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.520 konflik.

KPA juga mengungkapkan bahwa tingginya angka konflik ini disebabkan oleh praktik korupsi dan investasi yang tidak bertanggung jawab di berbagai sektor, seperti perkebunan, infrastruktur, dan properti. Percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) juga menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya konflik agraria.

AJI menekankan pentingnya peran jurnalis dalam mengawasi dan meliput berbagai kebijakan agraria yang ada. Jurnalis diharapkan mampu mengangkat suara-suara kelompok marginal yang tanahnya dirampas dan menyampaikan kisah-kisah mereka melalui karya jurnalistik.

"Kami mengajak semua jurnalis untuk membongkar konsep reforma agraria yang selama ini ditawarkan pemerintah. Kebijakan yang ada saat ini justru mengarah pada situasi darurat agraria dan bukan menyelesaikan konflik yang ada," ungkap AJI.

Peringatan Hari Tani Nasional ini menjadi momentum bagi jurnalis untuk lebih peka terhadap isu-isu agraria dan mengadvokasi hak-hak petani serta masyarakat yang terdampak oleh konflik lahan.

library_books Aji Indonesia