Google telah mengumumkan bahwa Gemini, alat kecerdasan buatan (AI) yang bersaing dengan ChatGPT, kini mendukung pembuatan gambar AI yang menampilkan sosok manusia. Fitur ini sebelumnya sudah diperkenalkan namun dinonaktifkan pada bulan Februari setelah pengguna menyalahgunakannya untuk membuat gambar yang mengganggu.
Untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut, Google mengklaim bahwa mereka telah menerapkan pengawasan yang ketat. Perusahaan ini ingin memastikan bahwa penggunaan Gemini tidak menjadi ajang untuk membuat konten yang merugikan atau tidak pantas. Menurut David Citron, Direktur Senior Manajemen Produk Google Gemini, "Kami tidak mendukung pembuatan individu realistis yang dapat dikenali, penggambaran anak di bawah umur, atau adegan yang terlalu mengerikan, kekerasan, atau seksual."
Penting untuk memahami bahwa meskipun Gemini memiliki potensi yang besar, sistem ini juga memiliki kelemahan. Google memastikan bahwa mereka akan terus memantau umpan balik dari pengguna untuk melakukan perbaikan yang diperlukan. Dalam pernyataannya, Citron menegaskan, “Google Gemini tidak sempurna, tetapi perusahaan akan terus memperhatikan umpan balik pengguna untuk meningkatkannya.”
Dengan pengembangan ini, Google berharap agar Gemini bisa menjadi alat yang lebih aman dan sesuai untuk semua kalangan, sekaligus tetap menjaga inovasi dalam penciptaan konten digital.
Google Gemini AI gambar AI fitur baru