Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Longsor di Gunung Kuda Cirebon, 17 Tewas dan 8 Hilang

Pada hari Jumat, 30 Mei 2025, terjadi longsor di pertambangan batu yang terletak di Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini telah menyebabkan jumlah korban tewas meningkat menjadi 17 orang, sementara delapan orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Koordinator Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung, Mamang Fatmono, menyatakan, "Tiga jenazah ditemukan oleh tim penyelamat hari ini, jadi kami akan mencari delapan jenazah lainnya." Tim penyelamat bekerja keras untuk mencari korban yang masih hilang dan berharap dapat menemukan mereka secepat mungkin.

Namun, proses pencarian tidak berjalan mulus. Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron, mengungkapkan bahwa selama proses pencarian pada hari itu, telah terjadi lima kali longsoran tambahan di sekitar lokasi. "Longsoran ini memiliki skala yang cukup besar, sehingga membuat tim gabungan pencarian korban mengalami kendala serius saat melakukan proses evakuasi," ujarnya.

Tim penyelamat terdiri dari berbagai pihak, termasuk Basarnas, TNI, dan relawan. Mereka bekerja sama untuk mencari dan mengevakuasi korban yang terjebak di dalam longsoran.

Longsor adalah pergerakan tanah yang bisa terjadi karena berbagai faktor, termasuk curah hujan yang tinggi, kondisi tanah yang tidak stabil, dan aktivitas manusia seperti penambangan. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di lokasi kerja dan perlunya pengawasan yang ketat terhadap aktivitas pertambangan.

Diharapkan, pencarian dan evakuasi dapat berlangsung dengan cepat dan aman demi keselamatan semua pihak yang terlibat.

library_books Antaranewscom