Hari Tani Nasional diperingati setiap tahun di Indonesia sebagai bentuk penghargaan terhadap para petani yang berkontribusi dalam ketahanan pangan. Pada tahun 2024, kita diajak untuk lebih menghargai peran penting petani, terutama di tengah tantangan regenerasi yang dihadapi sektor pertanian.
Di Indonesia, rata-rata usia petani saat ini mencapai 55 tahun, yang berarti mereka berada pada usia yang tidak lagi produktif. Hal ini menjadi perhatian karena regenerasi petani muda sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan pertanian di masa depan. Sayangnya, ketertarikan anak muda untuk berkarir di bidang pertanian masih rendah.
Namun, dengan kemajuan teknologi dan digitalisasi, pertanian modern menawarkan peluang yang menarik. Banyak inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk berkontribusi dalam sektor ini. Di Hari Tani Nasional ini, kita diingatkan bahwa petani adalah pahlawan pangan yang membantu Indonesia tumbuh dan berkembang.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama pemerintah Indonesia terus berupaya melibatkan generasi muda dalam pertanian melalui berbagai program pengembangan kapasitas dan inovasi. Ini merupakan bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang mengusung visi Zero Hunger, yaitu mengakhiri kelaparan dan mempromosikan pertanian yang lebih inklusif serta ramah lingkungan.
Untuk itu, penting bagi kita semua untuk mencari cara agar para pemuda tertarik untuk terjun ke bidang pertanian. Bagaimana menurutmu? Tulis pendapatmu di kolom komentar dan mari bersama-sama mendukung pahlawan pangan kita!
Hari Tani Nasional pertanian pemuda ketahanan pangan Indonesia