Trenggalek, Indonesia – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menjalin kerjasama dengan PT. PLN Nusantara Power untuk mengembangkan potensi daerah dalam upaya transisi energi dan mencapai Net Zero Emissions (NZE). Kesepakatan ini ditandatangani pada acara yang berlangsung di Gedung Smart Center, dihadiri oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, dan Direktur Operasional PLN, Rahmanoe Indarto.
Dalam penandatanganan kesepakatan itu, Bupati Mochamad Nur Arifin menyatakan bahwa kedua pihak memiliki tujuan yang sama, yaitu mencapai Net Zero Carbon pada tahun 2045. "Prinsipnya memang kita ketemu di cita-cita yang sama," ujar Bupati Arifin.
Kabupaten Trenggalek memiliki potensi yang tinggi untuk memanfaatkan biomassa dalam teknologi co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Teknologi ini dapat mengurangi penggunaan batubara dengan menggantinya secara parsial dengan biomassa. Biomassa adalah bahan organik yang dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan.
Penggunaan biomassa diharapkan tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Bupati Arifin berharap bahwa kerjasama ini akan membawa berkah dan menjadi langkah awal menuju pembangunan Indonesia yang lebih berkelanjutan.
"Semoga ini semua menjadi berkah. Dan ini one step ahead kita sama-sama menuju Pembangunan Indonesia yang lebih Lestari dan lebih berkelanjutan," tambah Bupati yang akrab disapa Mas Ipin.
Dengan kerjasama ini, diharapkan Kabupaten Trenggalek dapat menjadi contoh dalam transisi energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Trenggalek PLN biomassa energi bersih Net Zero Emissions