Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan bahwa negara Israel telah membunuh Mohammed Sinwar, seorang pemimpin senior Hamas di Gaza. Mohammed adalah adik dari Yahya Sinwar, pemimpin Hamas yang juga telah dibunuh sebelumnya.
Pengumuman ini disampaikan oleh Netanyahu di depan parlemen pada hari Rabu, 28 Mei. Dalam pidatonya, ia menyebutkan bahwa Mohammed Sinwar termasuk dalam daftar pemimpin Hamas yang tewas akibat serangan udara Israel. Ini sejalan dengan laporan sebelumnya yang menyatakan bahwa Sinwar meninggal dalam serangan udara di sebuah rumah sakit di Jalur Gaza.
Serangan yang terjadi pada pertengahan Mei tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 25 orang dan melukai banyak lainnya, menurut otoritas setempat. Namun, saat itu militer Israel tidak mengonfirmasi bahwa Mohammed Sinwar termasuk di antara yang tewas.
Mohammed Sinwar diangkat menjadi salah satu pemimpin teratas kelompok militan Palestina tersebut setelah saudaranya, Yahya, dibunuh oleh Israel selama konflik yang sedang berlangsung di Gaza.
Konflik di Gaza telah berlangsung lama dan melibatkan banyak kekerasan antara Israel dan Hamas, yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Israel dan banyak negara lain.
Perkembangan terbaru ini menambah ketegangan dalam situasi yang sudah rumit dan penuh konflik di wilayah tersebut. Banyak orang di Gaza yang terkena dampak dari serangan ini dan situasi kemanusiaan di daerah tersebut semakin memburuk. Untuk informasi lebih lanjut mengenai situasi di Gaza, silakan cek sumber berita terpercaya.
Israel Hamas Mohammed Sinwar Yahya Sinwar Gaza