Israel terus melanjutkan serangan terhadap kelompok Hisbollah di Libanon setelah terjadi baku tembak yang hebat selama akhir pekan. Menurut informasi dari Angkatan Pertahanan Israel, mereka saat ini melakukan "serangan besar-besaran" di bagian utara Libanon. Ini terjadi setelah sirene peringatan berbunyi kembali di wilayah utara Israel, yang menandakan serangan dari milisi syiah pro-Iran tersebut.
Belum ada laporan mengenai korban atau kerusakan akibat bentrokan terbaru ini, meskipun kedua pihak sebelumnya telah terlibat dalam baku tembak yang intens pada malam sebelumnya dan beberapa jam setelahnya.
Di sisi lain, serangan udara Israel di kota Deir al-Balah yang terletak di tengah Jalur Gaza, dilaporkan telah menewaskan setidaknya tujuh orang, menurut pernyataan dari perwakilan rumah sakit setempat. Serangan pertama terjadi pada pagi hari Minggu yang menargetkan sebuah gedung tempat tinggal, diikuti oleh serangan kedua yang terjadi pada sore hari yang sama. Jenazah para korban kini dibawa ke Rumah Sakit Al-Aksa.
Konflik ini dimulai setelah serangan oleh kelompok Hamas dan kelompok ekstremis lainnya pada tanggal 7 Oktober 2023, yang mengakibatkan lebih dari 1.200 orang di Israel tewas dan sekitar 250 orang diculik serta dibawa ke Jalur Gaza. Peristiwa tersebut menjadi pemicu bagi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.
Kondisi di wilayah tersebut semakin tegang, dengan kedua belah pihak saling menyerang dalam upaya memperkuat posisi masing-masing. Masyarakat di kedua negara berharap agar situasi ini dapat segera mereda.
Israel Libanon Gaza serangan udara Hisbollah Hamas