Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa ia tidak yakin akan mencalonkan diri lagi untuk pemilihan presiden pada tahun 2028 jika ia kalah dalam pemilihan tahun ini. Dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Sharyl Attkisson, Trump menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan untuk kembali mencalonkan diri, "Tidak, saya tidak. Saya pikir itu akan menjadi yang terakhir." Pernyataan ini cukup mengejutkan, mengingat Trump jarang mengakui kemungkinan kalah dalam pemilu. Biasanya, ia berpendapat bahwa kekalahan hanya bisa terjadi jika ada penipuan besar-besaran, sebuah klaim yang telah berulang kali ia sampaikan mengenai pemilihan tahun 2020 lalu.
Trump, yang saat ini masih menjadi kandidat presiden dari Partai Republik, akan berusia 82 tahun pada tahun 2028, satu tahun lebih tua dari Presiden Joe Biden saat ini. Biden sendiri memilih untuk mundur dari pemilihan tahun ini pada bulan Juli setelah mengalami penampilan debat yang buruk dan kekhawatiran yang semakin meningkat mengenai usianya serta kemampuan mentalnya.
Dalam kontestasi saat ini, Trump bersaing ketat dengan kandidat Demokrat, Wakil Presiden Kamala Harris. Persaingan ini khususnya ketat di negara bagian kunci yang sering menentukan hasil pemilihan ketika hasilnya sangat dekat.
Dengan situasi politik yang terus berkembang, semua mata kini tertuju pada Trump dan Harris, untuk melihat bagaimana pemilu ini akan berlangsung dan siapa yang akan keluar sebagai pemenang.
Donald Trump pemilihan presiden 2028 Kamala Harris politik