Dengan dimulainya tahun ajaran baru, siswa kelas 12 dan juga siswa kelas 11 yang penuh ambisi kini memulai salah satu pengalaman paling menegangkan dalam hidup akademis mereka: pendaftaran ke perguruan tinggi. Lebih dari setengah siswa mengaku bahwa proses ini adalah yang paling membuat mereka stres.
Salah satu faktor yang memperburuk kekhawatiran ini adalah media dan peringkat perguruan tinggi. Mereka seringkali berfokus pada sekelompok sekolah ternama yang memiliki tingkat penerimaan yang sangat rendah, seperti yang tercantum dalam daftar terbaru Forbes untuk “America's Top Colleges.” Sebanyak delapan dari sepuluh sekolah teratas dalam daftar tersebut memiliki tingkat penerimaan kurang dari 7%, termasuk semua anggotanya dari Ivy League.
Tetapi ada kabar baik bagi para remaja dan orang tua: masih banyak sekolah yang luar biasa yang menawarkan pendidikan berkualitas tinggi dan prospek karir yang kuat, dengan tingkat penerimaan yang jauh lebih baik, yaitu antara 30%, 40%, bahkan 50% atau lebih dari total pelamar yang mendaftar.
Data ini berasal dari daftar baru Forbes yang menggunakan metodologi unik yang menekankan keberhasilan siswa. Faktor yang diutamakan di sini adalah tingkat kelulusan yang tinggi, termasuk untuk siswa dari berbagai latar belakang ekonomi, gaji awal yang tinggi setelah lulus, serta tingkat utang mahasiswa yang relatif rendah. Yang menarik, Forbes tidak mempertimbangkan tingkat penerimaan dalam evaluasi mereka.
Penting bagi siswa untuk mengetahui bahwa meskipun ada tekanan dari reputasi sekolah-sekolah tersebut, banyak sekolah lain juga mampu memberikan kualitas pendidikan yang sangat baik. Ini menjadi peluang, dan diharapkan para pelajar bisa lebih optimis dalam proses pendaftaran perguruan tinggi mereka.
pendaftaran perguruan tinggi tahun ajaran baru Forbes