Dalam beberapa hari terakhir, polisi di Jerman dan Swiss menangkap tiga pria warga Ukraina yang diduga terlibat dalam kegiatan spionase dan sabotase. Mereka diduga bekerja atas perintah dari pemerintah Rusia dan merencanakan untuk mengirim paket berisi bahan peledak ke Ukraina dari Jerman.
Tiga pria tersebut adalah Vladyslav T., Daniil B., dan Yevhen B. Mereka saat ini ditahan dan sedang menjalani penyelidikan oleh Badan Penegak Hukum Federal Jerman, Bundeskriminalamt. Menurut surat perintah penahanan, ketiga pria ini diduga sangat berbahaya dan berencana melakukan aksi pengeboman dan kebakaran besar dalam waktu dekat.
Diduga, mereka telah menyatakan kesiapan mereka untuk melakukan serangan terhadap barang-barang pengangkutan di Jerman sebelum akhir bulan Maret. Mereka berencana mengirim paket-paket yang berisi bahan peledak dan alat pembakaran yang akan meledak saat dalam perjalanan ke Ukraina.
Kejadian ini muncul setelah lembaga intelijen Jerman, termasuk Badan Intelijen Federal (Bundesnachrichtendienst) dan Badan Pengawasan Konstitusi, memperingatkan tentang peningkatan aktivitas spionase dan sabotase dari pihak Rusia. Bahkan, mantan kepala BfV, Thomas Haldenwang, pernah menyatakan bahwa sebuah upaya pembakaran paket udara yang dicurigai dilakukan Rusia hampir menyebabkan kecelakaan pesawat terbang pada bulan Juli lalu.
Penangkapan ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang dihadapi negara-negara di Eropa dari kegiatan spionase dan sabotase yang diduga dilakukan oleh agen-agen dari luar negeri, khususnya dari Rusia. Pemerintah Jerman pun berjanji akan terus meningkatkan pengamanan dan pengawasan terhadap kegiatan yang mencurigakan demi melindungi keamanan nasional dan warga negara.
Ukrainer Festnahme Spionage Bomben Deutschland Russland Sabotage Geheimdienst Polizei