Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Nelly Dituduh Memotong Royalti dari Rekan Segrup

Nelly, yang dikenal sebagai Cornell Haynes, kini menghadapi masalah hukum baru setelah puluhan tahun merilis album terkenalnya, 'Country Grammar'. Album ini diluncurkan pada tahun 2000 dan berhasil mencapai puncak tangga lagu #Billboard200 selama lima minggu. Namun, kini rekan-rekannya dari grup hip-hop St. Lunatics mengajukan gugatan terhadapnya.

Dalam gugatan yang diajukan di pengadilan federal Manhattan, pengacara untuk St. Lunatics menyatakan bahwa Nelly telah berulang kali "memanipulasi" mereka. Mereka mengklaim bahwa Nelly membuat mereka percaya bahwa mereka akan dibayar untuk kontribusi mereka di album tersebut. Namun, kenyataannya, mereka merasa diabaikan dan tidak menerima kredit atau pembayaran royalti yang seharusnya mereka terima.

Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya pengakuan dan pembayaran yang adil dalam industri musik. Anggota St. Lunatics, yang juga merupakan rekan Nelly dalam menciptakan musik, berharap bahwa dengan mengajukan gugatan ini, mereka dapat mendapatkan keadilan dan hak mereka sebagai artis.

Nelly, yang merupakan salah satu rapper terkenal di dunia, kini harus menghadapi konsekuensi dari tindakan yang diduga tidak adil terhadap rekan-rekannya. Publik sangat menantikan perkembangan lebih lanjut dari kasus ini, yang bisa berdampak besar tidak hanya bagi Nelly tetapi juga bagi industri musik secara keseluruhan.

library_books Billboard