Ponorogo, Rabu (18/9/24) - Kemampuan literasi menjadi salah satu kunci penting untuk meraih kesuksesan. Dengan kemampuan ini, seseorang dapat menganalisis, mengelola informasi, dan berkomunikasi dengan baik. Oleh karena itu, Kang Bupati Sugiri Sancoko mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk senantiasa meningkatkan kecakapan literasi.
Ajakan ini disampaikan Kang Bupati saat menghadiri Peringatan Hari Aksara Internasional di Halaman Gedung Terpadu Ponorogo. "Di Hari Aksara Internasional ini mari kita pikir bersama bahwa penguatan kualitas generasi penerus, kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara itu salah satunya melalui literasi," ujarnya.
Kang Bupati Sugiri berkomitmen untuk memberantas buta huruf di Kota Reog dan meningkatkan kemampuan literasi masyarakat yang sudah memiliki kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung). "Kita berkomitmen bersama-sama untuk memperbaiki di setiap lini kehidupan, termasuk bagaimana kita mencanangkan jangan sampai ada buta aksara, buta huruf, atau kualitas pendidikan yang tidak bagus," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Nurhadi Hanuri, menambahkan bahwa Pemkab Ponorogo melakukan upaya memupuk literasi melalui satuan pendidikan non formal. Beberapa di antaranya adalah Satuan Pendidikan Kesetaraan (SKB), Pendidikan Kesejahteraan Sosial (PKBM), dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) untuk memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang belum menuntaskan pendidikan di tingkat tertentu.
"Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui bidang Pendidikan Non Formal (PNF) bertanggung jawab penuh untuk menyelesaikan lama belajar warga dan menuntaskan program agar tidak buta aksara," ungkapnya. Nurhadi juga yakin bahwa pendidikan non formal dapat meningkatkan nilai dan kemampuan masyarakat agar lebih berdaya.
"Kita berusaha memberikan layanan kepada semua masyarakat agar semua melek kemajuan. Ilmu pengetahuan yang saat ini yang menjadi tren adalah bagaimana menggiring literasi digital, literasi ekonomi, literasi politik, literasi budaya, dan sebagainya. Semua itu harus mampu dihadirkan dalam masyarakat sehingga bisa berdaya sesuai kemampuan masing-masing," tambahnya.
literasi Kang Bupati Sugiri pendidikan Ponorogo generasi muda