Bumi akan mendapatkan bulan kedua sementara selama dua bulan ke depan, yaitu dari tanggal 29 September hingga 25 November 2024. Peristiwa ini terjadi ketika sebuah asteroid kecil yang dinamakan 2024 PT5 mulai mengorbit planet kita.
Penemuan asteroid ini dilakukan oleh para peneliti dari Sistem Peringatan Dampak Terrestrial Asteroid yang didanai oleh NASA. Mereka menggunakan alat pengamatan yang berlokasi di Sutherland, Afrika Selatan untuk menemukan asteroid tersebut.
Asteroid 2024 PT5 akan ditarik oleh gaya tarik gravitasi Bumi, dan mirip dengan bulan kita, ia akan mengorbit planet ini. Namun, berbeda dengan bulan yang kita kenal, mini-moon ini tidak memiliki orbit yang stabil. Sebagai gantinya, mini-moon ini akan bergerak dalam pola berbentuk pelana kuda.
Meskipun ada kesempatan untuk melihat mini-moon ini, kemungkinan besar kita tidak akan dapat melihatnya. NASA menyatakan bahwa magnitudo absolut dari 2024 PT5 adalah 27,593, yang berarti asteroid ini cukup redup dan tidak akan terlihat meskipun menggunakan teleskop.
Asteroid ini diperkirakan memiliki diameter sekitar 11 meter, namun ukuran pastinya masih perlu dikonfirmasi melalui pengamatan lebih lanjut. Carlos de la Fuente Marcos, penulis utama studi ini, menjelaskan bahwa lebih banyak data dan pengamatan dibutuhkan untuk memastikan ukuran asteroid ini.
Ini bukan pertama kalinya Bumi memiliki mini-moon. Dalam penelitian yang diterbitkan, para peneliti mencatat bahwa dua peristiwa mini-moon juga terjadi pada tahun 1981 dan 2022.
Dengan adanya fenomena menarik ini, kita bisa belajar lebih banyak tentang asteroid dan bagaimana mereka berinteraksi dengan planet kita.
Bulan kedua asteroid NASA mini-moon 2024 PT5