Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengajak ibu rumah tangga (IRT) untuk mulai menanam sayuran di pekarangan rumah mereka. Menurut Sudaryono, inisiatif ini dapat membantu menghemat anggaran keluarga dan juga mampu mendukung Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Program P2L bertujuan untuk memperbaiki ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Dengan menanam sayuran sendiri, keluarga tidak hanya mendapatkan akses mudah ke bahan makanan segar tetapi juga dapat mengurangi pengeluaran sehari-hari. Hal ini sangat penting terutama saat inflasi terjadi.
“Penghematan anggaran sampai Rp10 triliun bisa kita lakukan dengan asumsi setiap rumah minimal 20 juta kepala keluarga di Indonesia melakukan penanaman di pekarangan,” jelas Sudaryono ketika memberikan pernyataan pada Selasa, 27 Agustus.
Dengan memanfaatkan lahan kecil di pekarangan, setiap keluarga dapat berkontribusi dalam menanggulangi masalah pangan dan meningkatkan kesejahteraan. Inisiatif ini menciptakan sinergi antara ketahanan pangan keluarga dan penghematan ekonomi.
Sudaryono berharap, setiap keluarga dapat mengambil langkah ini demi manfaat yang lebih besar bagi diri sendiri dan masyarakat. Dengan cara ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih mandiri dalam hal memenuhi kebutuhan sayur dan meningkatkan kesehatan melalui pola makan yang lebih baik.
Wakil Menteri Pertanian Ibu Rumah Tangga Sayuran