Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

UVA Tidak Akan Menarik Investasi dari Israel Meski Ada Referendum

Manajemen Universitas Virginia (UVA) mengumumkan bahwa mereka tidak akan menarik investasi dari Israel, meskipun telah ada referendum yang mendukung divestasi yang disetujui pada bulan Februari. Keputusan ini diambil setelah mahasiswa dan fakultas terlibat dalam kampanye divestasi sejak musim gugur 2023, yang juga terjadi di banyak kampus universitas lainnya.

UVA memiliki dana abadi yang hampir mencapai $14 miliar, yang dikelola oleh perusahaan manajemen investasi mereka. Kristina Alimard, kepala operasi perusahaan tersebut, menyatakan bahwa mereka tidak menggunakan divestasi sebagai cara untuk mengekspresikan pandangan politik. "Kami tidak akan melakukan divestasi dari investasi mana pun sebagai respon terhadap referendum yang disetujui oleh mahasiswa awal tahun ini," ujar Alimard dalam sebuah pertemuan dewan pengurus baru-baru ini.

Dia menambahkan bahwa tujuan utama institusi adalah untuk mencapai hasil keuangan yang baik. Lebih dari 8.000 mahasiswa memberikan suara dalam referendum yang menyerukan penarikan total investasi dari Israel dalam dana abadi universitas, yang terdiri dari perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan atau mendapatkan keuntungan dari rezim apartheid Israel dan kekerasan akut terhadap Palestina.

Lebih dari dua pertiga pemilih mendukung langkah tersebut. Namun, Jaksa Agung Virginia, Jason Miyares, kemudian mendesak dewan untuk mengabaikan seruan tersebut, terutama setelah serangan yang dipimpin oleh Hamas di Israel selatan pada tanggal 7 Oktober 2023.

Miyares menggambarkan gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) dalam sebuah surat kepada dewan pada bulan Maret sebagai "ancaman eksistensial bagi negara Yahudi". Dia juga mengkritik para pendukung gerakan ini karena tidak secara setara mengutuk kekerasan terhadap individu Yahudi.

Keputusan UVA ini mencerminkan tantangan yang dihadapi institusi pendidikan tinggi ketika mencoba menyeimbangkan tuntutan politik mahasiswa dengan tanggung jawab keuangan mereka. Sementara mahasiswa terus berjuang untuk perubahan, manajemen universitas berfokus pada strategi investasi yang menguntungkan.

library_books Middleeasteye