Di dunia obat kanker yang sangat kompetitif, Summit Therapeutics adalah perusahaan kecil yang baru berusia 21 tahun. Meskipun hanya memiliki 130 karyawan, tanpa pendapatan, dan tidak ada obat yang disetujui, perusahaan bioteknologi ini baru saja mengalami lonjakan nilai pasar yang signifikan.
Dalam dua minggu terakhir, nilai pasar Summit Therapeutics meningkat pesat setelah kabar positif mengenai kandidat obat terbarunya. Saham perusahaan yang terdaftar di Nasdaq ini hampir dua kali lipat sejak 6 September, dan kini nilai pasarnya mencapai $17 miliar. Sahamnya sempat mencapai puncak di $31,93 pada 13 September, sebelum turun kembali ke $23,16 pada 19 September.
Lonjakan nilai pasar ini juga berdampak langsung pada salah satu pendirinya, Maky Zanganeh, yang menjabat sebagai co-CEO. Dengan kepemilikan saham di bawah 5% dan berbagai opsi saham, Zanganeh kini menjadi seorang billionaire baru dengan kekayaan diperkirakan mencapai $1,1 miliar.
Menariknya, Maky Zanganeh termasuk dalam kelompok kecil, yaitu hanya 34 wanita di Amerika Serikat yang berhasil menjadi billionaire dari usaha sendiri. Ia juga merupakan salah satu dari tiga wanita Amerika yang berhasil mengumpulkan kekayaan senilai satu miliar dolar di sektor kesehatan.
Kesuksesan ini menunjukkan potensi besar dalam dunia bioteknologi, khususnya dalam pengembangan obat kanker yang masih sangat dibutuhkan oleh banyak orang. Dengan terus berkembangnya penelitian dan pengobatan, harapan untuk menemukan solusi yang lebih baik bagi pasien kanker semakin meningkat.
Summit Therapeutics Maky Zanganeh kanker bioteknologi billionaire