Ukraina dan Amerika Serikat (AS) akhirnya berhasil mencapai kesepakatan mengenai perdagangan mineral. Kesepakatan ini terjadi setelah beberapa hambatan dan ultimatum yang hampir menggagalkan penandatanganan. Hal ini mengingatkan kita pada bagaimana awal negosiasi ini berlangsung dengan sangat kacau.
Kesepakatan ini pertama kali diusulkan oleh Ukraina kepada Presiden Joe Biden pada musim gugur lalu. Dalam tawaran tersebut, Ukraina menawarkan hak atas sumber daya mineral sebagai imbalan untuk mendapatkan lebih banyak senjata dari AS. Namun, kesepakatan ini juga menjadi ujian untuk kesetiaan terhadap mantan Presiden Donald Trump.
Penandatanganan kesepakatan ini merupakan sebuah keberhasilan bagi diplomasi Ukraina. Permintaan dari AS untuk pengembalian bantuan militer yang telah diberikan sebelumnya—yang disalurkan dalam bentuk hibah—akhirnya dihapus. Selain itu, klaim yang menyerupai tindakan mafia terhadap sumber daya Ukraina juga tidak lagi menjadi bagian dari kesepakatan ini.
Secara politik, kesepakatan ini menjadi sebuah kemenangan langka bagi Presiden AS, Joe Biden, yang sedang mencari pencapaian untuk ditunjukkan kepada masyarakat. Keberhasilan ini diharapkan dapat meningkatkan posisinya dalam negosiasi dengan Rusia di masa mendatang.
Dengan adanya kesepakatan ini, banyak yang berharap dapat melihat bagaimana Biden akan memanfaatkan pencapaian ini dalam perundingan ke depan. Hal ini menjadi penting, mengingat situasi politik yang terus berkembang di kawasan tersebut.
Foto: Reuters
Ukraina Amerika Serikat kesepakatan mineral diplomasi