Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Rupiah Menguat Menuju Rp15.000 per USD

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan yang signifikan, mendekati angka Rp15.000 per USD. Hal ini terjadi setelah bank sentral Amerika Serikat, yang dikenal dengan sebutan The Fed, memutuskan untuk memangkas suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin (bps).

Pada penutupan perdagangan pada hari Jumat, 20 September 2024, rupiah tercatat menguat sebesar 89 poin atau sekitar 0,58 persen, berada di level Rp15.150 per USD setelah sebelumnya dibuka di angka Rp15.239 per USD.

Keputusan pemotongan suku bunga oleh The Fed ternyata memberikan dampak positif bagi stabilitas nilai tukar rupiah. Selain itu, langkah serupa yang diambil oleh Bank Indonesia, yang juga menurunkan suku bunganya sebesar 25 bps, turut memperkuat posisi rupiah.

Ibrahim Assuaibi, seorang pengamat pasar uang, menjelaskan bahwa langkah pemotongan suku bunga ini disambut baik oleh para investor. Dalam risetnya, ia mencatat bahwa para investor memiliki harapan yang tinggi terhadap prospek penurunan suku bunga yang lebih tajam di masa mendatang.

Penguatan rupiah ini menjadi berita baik bagi perekonomian Indonesia, karena dapat membantu meringankan beban biaya impor dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Dengan harapan yang positif tersebut, banyak pihak berharap agar tren penguatan ini dapat berlanjut.

library_books Idx Channel