Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 1,43% pada sesi pertama perdagangan hari Jumat, 20 September 2023, dan berada di level 7.792,18. Penurunan ini disebabkan oleh kinerja buruk dari beberapa sektor, terutama sektor infrastruktur, barang baku, dan energi, yang masing-masing anjlok sebesar 3,06%, 1,52%, dan 0,81%.
Tiga saham dari kelompok Prajogo Pangestu menjadi penyumbang terbesar pada penurunan IHSG. Saham BREN memberikan dampak negatif sebesar 82,2 indeks poin, diikuti oleh TPIA dengan -19,1 indeks poin, dan BRPT yang berkontribusi -6 indeks poin. Saham BREN mengalami penurunan yang signifikan hingga mencapai auto rejection bottom (ARB) setelah berita mengenai keluarnya saham tersebut dari indeks FTSE, karena dianggap tidak memenuhi ketentuan free float.
Di sisi lain, bursa ekuitas di Wall Street menunjukkan performa yang positif pada hari Kamis, di mana indeks S&P 500 mencapai rekor penutupan tertinggi. Hal ini terjadi setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin dan mengisyaratkan kemungkinan pemotongan suku bunga lebih lanjut di masa mendatang.
Dengan IHSG yang telah mengalami koreksi setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa, banyak yang bertanya-tanya tentang arah pergerakan indeks selanjutnya. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai rekomendasi saham dari grup Prajogo Pangestu di tengah kondisi pasar yang melemah ini, akan ada pembahasan mendalam di IDX 2nd session closing yang disiarkan secara langsung sore ini pukul 15:30 WIB di IDX Channel. Penonton dapat menyaksikan melalui MNC VISION Channel 100, MNC PLAY Channel 128 HD, INDI HOME Channel 119, FIRST MEDIA Channel 389, K-VISION Channel 129, OXYGEN Channel 137, dan MY REPUBLIK Channel 576. Selain itu, siaran juga dapat diakses melalui live streaming di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV yang tersedia di APPS store.
IHSG Bursa Sektor Infrastruktur Saham Penurunan