Pada tanggal 25 April 2025, perayaan 80 tahun pertemuan antara tentara Amerika dan Soviet di Torgau, Jerman, dihadiri oleh duta besar Rusia, Sergej Netschajew. Kehadirannya mendapat kritik tajam, terutama dari pihak Ukraina.
Ukraina mengecam kunjungan tersebut, dengan Duta Besar Ukraina, Oleksii Makeiev, menyatakan, "Burung perdamaian telah dibunuh oleh misil jelajah Rusia. Oleh karena itu, Rusia tidak layak mendapatkan jabat tangan, melainkan diborgol." Perkataan ini menunjukkan kemarahan Ukraina terhadap tindakan Rusia yang dianggap melanggar hukum internasional.
Dalam acara tersebut, Menteri Presiden Sachsen, Michael Kretschmer, juga menyampaikan pendapat tegas mengenai perang di Ukraina. Dia mengatakan, "Rusia adalah pihak yang memulai perang melawan Ukraina yang melanggar hukum internasional. Ini bukan hanya terjadi pada tahun 2021, tapi sudah dimulai sejak 2014. Dan hanya Rusia yang bisa menghentikan perang ini." Pernyataan ini mengundang sorakan dan beberapa buh dari penonton.
Kretschmer juga mengingatkan bahwa banyak tentara Angkatan Merah, sekitar dua belas juta, telah mengorbankan hidup mereka selama Perang Dunia II. "Banyak di antara mereka adalah orang Rusia, tetapi juga ada yang berasal dari Ukraina, Belarus, dan Georgia," tambahnya.
Pihak kota Torgau menyatakan bahwa mereka tidak secara khusus mengundang duta besar Rusia, namun juga tidak mencegah kehadirannya dalam acara penghormatan publik tersebut. Duta besar Rusia tidak diberikan hak untuk berbicara di acara itu, agar tidak memberikan platform bagi pernyataannya. Sementara itu, Amerika Serikat memutuskan untuk tidak hadir dalam perayaan tersebut.
Torgau Russland Ukraine Botschafter Gedenkfeier