Nganjuk, 24 April 2025 - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 akan dilaksanakan mulai 6 Mei 2025. Program ini akan berlangsung serentak di 50 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, termasuk Nganjuk di Jawa Timur.
TMMD di Nganjuk akan terpusat di dua desa, yaitu Desa Lengkong Lor dan Desa Sumbermiri yang terletak di Kecamatan Ngluyu. Salah satu sasaran utama dari program ini adalah pengerasan jalan sepanjang 1.100 meter dengan lebar 3 meter. Jalan ini diharapkan menjadi akses penghubung yang penting antara kedua desa tersebut.
Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Danrem 081/DSJ, menyatakan bahwa peningkatan kondisi jalan akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. "Ketika akses jalannya bagus, tentu kegiatan masyarakat akan lebih lancar. Baik itu untuk aktivitas pertanian, peternakan, jual beli, pendidikan, dan lain sebagainya," ujarnya setelah mengikuti rapat koordinasi TMMD di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Nganjuk.
Danrem juga menambahkan, program ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan di daerah yang tergolong 3T, yaitu tertinggal, terisolir, dan terpencil. "Dengan begitu, masyarakat dapat lebih sejahtera dan ekonominya juga terangkat," imbuhnya.
Selain pengerasan jalan, TMMD ke-124 juga akan mencakup pembuatan 5 unit sumur bor dan renovasi 7 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu). Kolonel Untoro optimis bahwa kedua program ini akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
Di samping itu, Kodim 0810/Nganjuk juga akan mengadakan berbagai kegiatan lainnya. Termasuk penanaman jagung di lahan seluas 2 hektare, penanaman 1.500 pohon produktif, penanganan masalah stunting, serta berbagai penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya TMMD ke-124 ini, diharapkan masyarakat Nganjuk dapat merasakan manfaat langsung dari program pembangunan yang dilakukan oleh TNI, serta meningkatkan kualitas hidup mereka.
TMMD Nganjuk pembangunan jalan kesejahteraan masyarakat