Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kebocoran Data NPWP: 6 Juta Data Diperjualbelikan di Internet

Kebocoran Data NPWP Terungkap!

Pada tanggal 18 September 2024, sebuah informasi mengejutkan muncul terkait kebocoran data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di Indonesia. Pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan bahwa sekitar 6 juta data NPWP sedang diperjualbelikan di situs Breach Forums.

Data tersebut dijual oleh akun yang dikenal dengan nama Bjorka. Informasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama karena NPWP adalah data penting yang digunakan untuk keperluan perpajakan.

Menanggapi hal ini, Dwi Astuti, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, menyatakan bahwa tim teknis DJP saat ini sedang melakukan pendalaman terkait informasi kebocoran data ini. "Terkait dengan informasi kebocoran data yang beredar, saat ini tim teknis DJP sedang melakukan pendalaman," ungkapnya.

DJP berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan perlindungan kepada data pribadi masyarakat. Kebocoran data seperti ini sangat serius dan dapat berakibat buruk bagi individu yang datanya bocor.

Peristiwa kebocoran data sebelumnya juga pernah terjadi, namun kasus kali ini menjadi sorotan karena jumlah data yang bocor sangat besar. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan menjaga kerahasiaan data pribadi mereka.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kebocoran data ini, masyarakat dapat mengikuti perkembangan berita dari sumber-sumber resmi.

library_books Antaranewscom