Perum Jasa Tirta I (PJT I) baru saja menyelenggarakan acara penting yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan dalam pengelolaan bendungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 26-27 Agustus 2024 di Kantor Pusat PJT I. Acara ini bekerja sama dengan Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar (KNIBB) dan disebut sebagai "Sertifikasi Keahlian Bendungan Besar."
Sebelum sertifikasi, para peserta yang berjumlah 67 orang mengikuti bimbingan teknis pada 22-23 Agustus 2024. Bimbingan ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka menjelang ujian sertifikasi. Selama dua hari itu, para peserta diberikan pembelajaran dari para ahli di bidangnya. Salah satu pemateri, Dr. Dina Novridiana, menjelaskan tentang operasi dan pemeliharaan bendungan. Materi tentang "Smart & Focus Dam Management" disampaikan oleh Dr. Ir. Sentot Purboseno.
Selain itu, Ir. Joko Mulyono dan Widi Praddipta membahas Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) Bendungan serta pentingnya pengaturan keamanan bendungan. Pada hari kedua acara, Ibu Mery Nahendrayani Olfa, S.E, sebagai pemimpin Tim LSP Sertifikasi Keahlian Bendungan Besar Indonesia memberikan pengarahan penting kepada peserta.
Setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, seluruh peserta, yaitu 67 orang, berhasil lulus dan mendapatkan sertifikat sebagai Tenaga Ahli Bendungan Besar. Mereka dinyatakan lulus pada tingkat Muda, Madya, dan Utama oleh KNIBB. Sertifikasi ini merupakan langkah strategis bagi PJT I untuk memastikan pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) di Indonesia berjalan optimal dan memenuhi nilai-nilai yang diusung, yaitu kompetensi dan integritas.
Sertifikasi PJT I Bendungan Besar Keamanan Bendungan