Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Instagram Luncurkan Akun Khusus untuk Remaja

Instagram, platform media sosial yang populer, mengumumkan peluncuran akun khusus untuk remaja sebagai respons terhadap kekhawatiran tentang dampak media sosial terhadap kehidupan anak-anak muda. Perusahaan induknya, Meta, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk menciptakan ruang yang lebih aman bagi pengguna di bawah usia 18 tahun.

Mulai minggu depan, para pengguna baru yang berusia di bawah 18 tahun akan mendapatkan akun yang memiliki pengaturan khusus. Akun ini akan membatasi siapa saja yang bisa melihat postingan mereka dan hanya memungkinkan mereka menerima pesan dari orang-orang yang sudah mereka ikuti atau yang sudah terhubung. Ini berarti bahwa remaja akan memiliki lebih banyak kontrol atas siapa yang dapat berinteraksi dengan mereka secara online.

Akun ini akan bersifat pribadi secara default, yang artinya konten yang mereka bagikan tidak akan terlihat oleh orang asing. Selain itu, Instagram akan membatasi konten yang dianggap "sensitif", termasuk kekerasan dan video yang mempromosikan prosedur kosmetik.

Untuk mencegah penggunaan berlebihan, Instagram akan mengirimkan pengingat kepada remaja jika mereka sudah online selama lebih dari satu jam. Juga, ada fitur "mode tidur" yang akan membisukan notifikasi setelah jam 10 malam dan mengirimkan balasan otomatis untuk pesan yang masuk. Fitur ini diharapkan dapat membantu remaja menjaga waktu tidur mereka.

Namun, meskipun pengaturan ini akan diaktifkan untuk semua remaja, mereka yang berusia di atas 16 tahun dapat mematikannya jika mereka mau. Sementara itu, anak di bawah 16 tahun perlu meminta izin dari orang tua mereka untuk mengubah pengaturan ini.

Selain itu, Instagram juga akan memberikan alat bagi orang tua untuk memantau perilaku anak mereka secara online. Naomi Gleit, kepala produk di Meta, menjelaskan, "Orang tua akan dapat melihat, melalui pusat keluarga, siapa yang mengirim pesan kepada remaja mereka dan semoga dapat berdiskusi dengan mereka."

Fitur ini dijadwalkan akan diluncurkan untuk akun baru pada hari Selasa di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia. Untuk akun yang sudah ada, pengaturan ini akan diubah dalam waktu 60 hari ke depan. Menurut laporan AP, remaja yang berada di Uni Eropa akan mengalami penyesuaian akun mereka akhir tahun ini.

library_books Dwnews