BBC sedang menghadapi pertanyaan mengenai keterkaitan seorang anggota dewan pengawasnya dengan surat kabar Jewish Chronicle. Ini terjadi setelah surat kabar tersebut terpaksa mencabut serangkaian artikel yang diduga mengandung kutipan palsu dari pejabat Israel.
Robbie Gibb, anggota dewan tersebut, juga merupakan anggota komite standar editorial BBC yang berpengaruh. Komite ini tampaknya akan melakukan peninjauan mengenai liputan BBC terkait perang di Gaza. Gibb memimpin konsorsium yang menyelamatkan Jewish Chronicle dari kebangkrutan pada tahun 2020 dan merupakan satu-satunya direktur perusahaan pemiliknya hingga bulan lalu.
Sementara itu, sebuah acara yang dijadwalkan di Jewish Chronicle pada Rabu malam, yang seharusnya menampilkan seorang eksekutif senior BBC bersama panelis seperti Melanie Phillips dan Michael Gove, tampaknya telah ditunda secara mendadak. Penundaan ini terjadi di tengah kontroversi yang melibatkan surat kabar tersebut dan peringatan bahwa kehadiran Gibb dianggap "tidak bijaksana".
Peran Gibb di BBC kini sedang diperiksa setelah Jewish Chronicle menerbitkan lalu mencabut berita dari seorang jurnalis lepas, Elon Perry. Berita tersebut berisi informasi sensasional dari dokumen yang diduga ditemukan di Gaza, yang mengklaim bahwa pemimpin Hamas, Yahya Sinwar, memiliki rencana untuk melarikan diri dari wilayah Palestina dengan sandera Israel yang diambil selama serangan pada 7 Oktober.
Setelah angkatan bersenjata Israel menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui adanya dokumen tersebut, beberapa media Israel mulai mempertanyakan identitas dan latar belakang profesional Perry. Beberapa kolumnis terkenal, termasuk Jonathan Freedland dari Guardian, menyatakan bahwa mereka tidak akan menulis untuk surat kabar itu lagi.
Dalam sebuah surat yang dikirim kepada editor Jewish Chronicle, Jake Wallis Simons, Freedland menyatakan bahwa kejadian ini membawa "kehinaan besar" bagi surat kabar tersebut. Dia juga mengungkapkan bahwa kurangnya transparansi mengenai kepemilikan surat kabar telah menciptakan masalah akuntabilitas.
Jewish Chronicle, yang didirikan pada tahun 1841, sering kali "terbaca seperti sebuah instrumen ideologis partisan, dengan penilaian yang lebih bersifat politik daripada jurnalistik," tulis Freedland.
Menanggapi tuduhan tersebut, Jewish Chronicle menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah mengakhiri hubungan dengan Perry dan menarik artikel-artikelnya dari situs web mereka.
BBC Jewish Chronicle Robbie Gibb Gaza berita palsu