Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan Roadshow Bus Antikorupsi yang menjelajahi pulau Jawa dengan jarak tempuh sekitar 1.700 kilometer. Kegiatan ini berlangsung selama 110 hari dan bertujuan untuk menyebarluaskan nilai-nilai serta praktik baik dalam upaya pencegahan korupsi kepada masyarakat.
Roadshow ini mengusung semangat “Hajar Serangan Fajar” sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk menolak praktik politik uang, terutama menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada tahun 2024. Beragam kegiatan inovatif dan interaktif dilaksanakan, seperti pertemuan dengan komunitas antikorupsi, diskusi bertema Anti Corruption Talks, dan pemutaran film dalam acara nobar ACFFEST.
KPK sangat menghargai dukungan dari seluruh pemerintah daerah serta lebih dari 2 juta masyarakat yang turut berperan aktif dalam mendukung kegiatan ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pemberantasan korupsi. Ini adalah langkah awal untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi," ungkap perwakilan KPK.
Melalui kegiatan ini, KPK berharap agar masyarakat lebih sadar dan aktif dalam mencegah korupsi, dimulai dari diri sendiri. Hal ini penting untuk membangun budaya antikorupsi di Indonesia.
Kepada masyarakat, KPK juga mengajak untuk memberikan masukan mengenai daerah mana yang sebaiknya disinggahi oleh Roadshow Bus Antikorupsi pada tahun 2025. Pendapat masyarakat sangat diharapkan untuk meningkatkan efektivitas program ini di masa mendatang.
Dengan adanya program ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan korupsi semakin meningkat, sehingga dapat terwujudnya pemerintahan yang bersih dan transparan di Indonesia.
Roadshow Bus Antikorupsi KPK Pilkada 2024 anti korupsi