Setelah terjadinya serangan pisau yang mematikan di Solingen, Kanselir Jerman, Olaf Scholz, menyatakan niatnya untuk mengadakan pembicaraan penting dengan pemerintah federal dan partai-partai. Serangan tersebut mengakibatkan beberapa korban jiwa dan mengundang perhatian serius dari berbagai pihak.
Scholz menjelaskan bahwa Menteri Dalam Negeri Jerman, Nancy Faeser, akan segera mengundang perwakilan dari konferensi para kepala negara bagian, termasuk anggota partai oposisi terbesar serta kementerian terkait untuk mengadakan diskusi tertutup. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk membahas langkah-langkah yang dapat diambil setelah insiden tersebut.
Beberapa topik utama yang akan dibahas mencakup pemulangan pencari suaka yang ditolak ke negara asal mereka, penanggulangan terorisme islamis, dan undang-undang senjata. Scholz menekankan pentingnya mendengarkan masukan dari negara bagian dan partai dalam pertemuan tersebut.
“Tujuan dari upaya bersama ini sudah jelas,” tutur Scholz. “Siapa pun yang menginginkan imigrasi legal harus membatasi migrasi ilegal, agar negara kita tidak terbebani.” Ia menegaskan bahwa upaya ini harus berhasil tanpa meragukan perjanjian internasional, hukum Eropa, atau Konstitusi Jerman.
Selain itu, Scholz menyatakan bahwa kerjasama dengan partai oposisi dapat memberikan sinyal positif. Ia merujuk pada tawaran ketua CDU, Friedrich Merz, yang mengusulkan kolaborasi bipartai dalam kebijakan migrasi setelah serangan tersebut. Scholz merasa bahwa tawaran tersebut merupakan langkah baik dalam merespons masalah ini.
Kita tunggu saja bagaimana langkah selanjutnya dari pemerintah serta tuntutan dari masyarakat untuk peningkatan keamanan dan keadilan di Jerman.
Solingen Asyl Gespräche Scholz Waffenrecht