Denpasar (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali baru saja mengungkap sebuah jaringan narkoba internasional yang berasal dari Thailand. Jaringan ini menggunakan cara yang sangat licik, yaitu dengan menyamarkan narkoba dalam bungkusan suplemen makanan.
Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Denpasar pada hari Selasa, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Rudy Ahmad Sudrajat menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari operasi bersama antara BNNP Bali dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Ngurah Rai.
Operasi ini dilakukan pada hari Selasa, 3 September 2024, sekitar pukul 20.30 Wita, di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang warga negara asing (WNA) asal Thailand yang berinisial WW dan RJ.
"Modus operandi kedua tersangka adalah dengan mengemas narkoba dalam kemasan suplemen makanan yang memiliki rasa buah. Barang tersebut berasal dari Thailand," ungkap Sudrajat.
Dari kedua tersangka, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti narkotika. Jumlahnya sangat signifikan, yaitu 1.692,94 gram atau sekitar 1,692 kilogram serbuk campuran narkotika jenis Methamphetamine dan MDMA, 28,04 gram sabu-sabu, 20 butir pil ekstasi, dan 192,2 gram kristal MDMA.
Menurut pengakuan WW, narkoba tersebut rencananya akan diserahkan kepada dua orang warga negara Indonesia yang berinisial EP dan VRR.
Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, BNNP Bali kembali melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial D pada Kamis, 5 September 2024, sekitar pukul 02.30 Wita. Penangkapan ini terjadi di pinggir Jalan Teuku Umar Barat, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar. D diduga berperan sebagai kurir penerima barang atas suruhan seseorang yang berinisial EP.
Pengungkapan jaringan narkoba ini menunjukkan betapa seriusnya masalah narkoba di Bali dan pentingnya kerjasama antara berbagai instansi untuk memberantas peredaran narkoba.
BNNP Bali narkoba jaringan internasional Thailand suplemen makanan