Seorang tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang ditemukan meninggal dunia pada Minggu (15/9) tanpa adanya tanda-tanda kekerasan. Kepolisian setempat memastikan bahwa tidak ada indikasi kekerasan yang menyebabkannya meninggal.
Menurut keterangan dari Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan baik dari benda tumpul maupun tajam. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai penyebab kematian yang sebenarnya.
Kronologi kejadian bermula pada hari Sabtu (14/9), ketika saksi yang terakhir kali bertemu dengan korban, menyatakan bahwa ia melihat korban pergi ke kamar mandi sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah keluar dari kamar mandi, korban meminta saksi untuk membeli makanan dan mengantarkannya ke kamar.
Sekitar pukul 21.00 WIB, sesuai permintaan korban, saksi kembali mengantar makanan ke kamar dan mendapati korban dalam keadaan tidur.
Keesokan harinya, pada hari Minggu (15/9), saksi kembali ke Lapas setelah menjalani aktivitas di luar pada pukul 17.00 WIB dan menuju kamar korban. Saat itu, saksi melihat makanan yang diantarkan malam sebelumnya masih berada di tempat yang sama dan menemukan korban tertidur dengan posisi tertelungkup.
Kombes Ade Ary menjelaskan lebih lanjut mengenai situasi tersebut, "Kami terus melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti dari kematian tahanan ini."
Kematian tahanan ini menjadi perhatian banyak pihak dan diharapkan dapat segera terungkap penyebabnya agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.
tahanan Lapas Cipinang meninggal tanpa tanda kekerasan Polisi