Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Operasi Militer Israel di Tepi Barat: Situasi Menjadi Kritis

Pada malam yang baru saja berlalu, tentara Israel melancarkan operasi besar di daerah yang diduduki, yakni Tepi Barat. Operasi ini difokuskan di kota-kota utara seperti Jenin dan Tulkarem. Menurut militer Israel, kedua kota ini dikenal sebagai markas kuat bagi kelompok militan Palestina.

Media Israel seperti Times of Israel melaporkan bahwa tentara Israel juga aktif di sebuah kamp pengungsi dekat Tubas. Selama operasi, dilaporkan beberapa warga Palestina telah kehilangan nyawa mereka. Militer mengerahkan pasukan infanteri, drone, dan penemb sniper, serta merobohkan infrastruktur dengan buldoser. Semua akses menuju Jenin pun ditutup.

Sejumlah individu yang dicari sedang ditangkap di lingkungan pengungsi di Jenin dan Tulkarem, menurut laporan dari situs berita Israel, ynet. Agensi berita Palestina, Wafa, menyampaikan bahwa banyak kendaraan militer masuk ke Jenin, dan jaringan televisi Arab, Al Jazeera, melaporkan bahwa kota tersebut sepenuhnya terkepung.

Di sisi lain, baik media Israel maupun Palestina melaporkan bahwa tentara Israel juga mengepung rumah sakit di kedua kota tersebut dan menghalangi ambulans. Organisasi penyelamat, Bulan Sabit Merah Palestina, mengkritik tindakan militer Israel yang menghambat operasional penyelamatan dan pencarian di sebuah kamp pengungsi di selatan Tubas. Selain itu, media Palestina melaporkan bahwa pasokan air di Tulkarem sebagian besar terputus akibat penghancuran infrastruktur oleh Israel.

Menanggapi situasi ini, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, menekankan perlunya evakuasi penduduk Palestina dari Tepi Barat. Dia mengklaim bahwa Israel harus menangani infrastruktur teroris yang didanai dan dipersenjatai Iran di wilayah yang diduduki sama seperti mereka menangani situasi di Gaza. Katz menyatakan, "Ini adalah perang untuk segalanya, dan kita harus memenangkannya."

Sejak dimulainya perang antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza, situasi di Tepi Barat telah semakin memburuk. Warga Palestina mengalami banyak kesulitan akibat kekerasan yang terus meningkat ini.

library_books Tagesschau