Lebanon, 25 Oktober 2023 – Sebuah serangan yang diduga terkoordinasi terjadi di Lebanon, mengakibatkan sembilan orang tewas dan 2.750 lainnya terluka, termasuk 200 orang dalam kondisi serius. Menurut laporan pemerintah, ledakan tersebut disebabkan oleh perangkat komunikasi yang dikenal sebagai pager, yang sering digunakan oleh kelompok militan Hisbollah.
Ledakan pager ini terjadi hampir secara bersamaan, yang menunjukkan adanya perencanaan yang matang dari pihak pelaku. Di antara para korban yang terluka, terdapat anggota Radwan, sebuah unit elite dari Hisbollah, serta beberapa pejabat tinggi organisasi tersebut. Berita dari agensi Reuters menyebutkan bahwa pemimpin Hisbollah, Hassan Nasrallah, tidak mengalami luka dalam insiden ini.
Pager, sebagai perangkat komunikasi, memiliki keunggulan dibandingkan dengan ponsel atau smartphone karena lokasi penggunanya tidak dapat dilacak. Pager hanya berfungsi sebagai penerima pesan dan tidak terhubung ke jaringan, sehingga memudahkan pengguna untuk berkomunikasi tanpa terdeteksi. Namun, mengaktifkan semua pager di suatu area secara bersamaan tidaklah sulit.
Di sisi lain, militer Israel mengabarkan bahwa mereka telah melakukan serangan di wilayah yang ditetapkan sebagai zona kemanusiaan di Khan Younis, Jalur Gaza. Dalam serangan tersebut, seorang komandan penting dari organisasi teroris Palestina dibunuh. Ahmed Aisch Salame al-Haschasch diketahui bertanggung jawab atas serangan roket yang diluncurkan dari wilayah tersebut ke Israel. Sebelum menyerang, militer Israel melakukan pengawasan udara untuk meminimalkan risiko bagi warga sipil.
Pemerintah Israel kini memperluas tujuan operasi militer mereka di Gaza. Kabinet keamanan telah memutuskan untuk memfasilitasi kembalinya warga ke komunitas yang telah dievakuasi di utara Israel. Wilayah tersebut sebelumnya dikosongkan akibat serangan dari militan Hisbollah yang didukung oleh Iran.
Dengan meningkatnya ketegangan di kawasan ini, situasi di Lebanon dan Gaza semakin memprihatinkan. Masyarakat internasional terus mengawasi perkembangan ini dengan harapan agar kedamaian dapat segera tercapai.
Lebanon serangan ledakan telekomunikasi Hisbollah Israel