Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Fёdor Konukhov Akhiri Perjalanan Dua Samudera Secara Dini

Fёdor Konukhov Akhiri Perjalanan Dua Samudera Secara Dini

Fёdor Konukhov, seorang pelaut terkenal, telah menghentikan perjalanan luar biasanya melintasi dua samudera lebih cepat dari yang direncanakan. Setelah mendayung selama 114 hari dalam ekspedisi yang dimulai dari Amerika Selatan menuju Australia, Konukhov terpaksa menghentikan perjalanannya akibat masalah pada perahu "Akros".

Saat ini, Konukhov berada di tengah Samudera Hindia dan menunggu sebuah kapal yang akan menjemputnya. Kapal tersebut akan mencoba untuk mengangkat perahu "Akros" ke atas, tetapi jika tidak berhasil, perahu tersebut akan dibiarkan melayang menuju Australia dengan pelacak satelit yang aktif.

Perahu "Akros" mengalami kerusakan pada sistem-sistem penting seperti pengendalian dan perlindungan kehidupannya, termasuk autopilot. Hal ini membuat Konukhov tidak dapat mengendalikan perahu dengan baik, terutama saat badai. Dalam kondisi seperti itu, sangat berisiko baginya untuk melanjutkan perjalanan.

Konukhov memiliki tujuan untuk menempuh jarak sekitar 18.000 kilometer dalam waktu 200 hari dengan perahu dayungnya. Jika berhasil, ini akan menjadi sebuah pencapaian yang belum pernah dilakukan oleh siapapun di dunia. Meskipun perjalanannya terhenti, Konukhov tetap dikenal sebagai pelaut pertama yang berhasil menyeberangi Samudera Atlantik Selatan menggunakan metode ini.

Perjalanan yang penuh tantangan ini menunjukkan semangat dan keberanian Konukhov dalam menjelajahi lautan yang luas. Meskipun harus berhenti, kisahnya akan terus menginspirasi banyak orang untuk mengejar impian mereka.

library_books Infomoscow24